Apa Adanya

harapan terbaru untuk penderita ginjal

Posted on: Maret 5, 2009

WASHINGTON, SELASA — Kanker ginjal biasanya tidak menunjukkan gejala hingga penyakit itu menyebar ke organ lain. Kanker jenis ini juga sering kali ditemukan sudah berada pada tahap sulit untuk disembuhkan.

Teknik kemoterapi terbaru memang menunjukkan harapan besar dalam memperpanjang usia pasien pengidap kanker stadium lanjut. Namun, terapi ini juga bisa sangat merugikan mengingat efek racun yang ditimbulkannya.

Dalam temuan terbaru mengenai kanker ginjal, ahli University of California Davis, Amerika Serikat, berhasil mengidentifikasi suatu cara menghambat mekanisme pemulihan sendiri oleh gen pada sel-sel kanker. Hal ini diharapkan memperbesar keberhasilan kemoterapi kanker ginjal dan menjadikannya lebih efektif dan lebih dapat ditoleransi.

“Sel kanker sangat terkenal akan kemampuan mereka untuk secara cepat menciptakan salinan diri mereka. Meski pengobatan termutakhir berhasil memperlambat proses itu, pengobatan tersebut tidak cenderung menyembuhkan dan mungkin memiliki efek samping,” kata pemimpin penelitian itu, Robert Weiss, yang memublikasikan temuannya dalam jurnal Cancer Biology and Therapy, edisi Desember.

“Kami ingin menemukan cara membuat kemoterapi seefektif mungkin dengan dosis paling rendah,” ujarnya.

Pengobatan terbaru bekerja dengan cara merusak kestabilan sel kanker di tingkat DNA, yang mengurangi kemampuannya untuk menggandakan diri. Para peneliti, yang mengetahui bahwa gen p21 memiliki peran penting dalam memulihkan DNA sel kanker dan berpotensi memangkas manfaat bagi pengobatan itu, berusaha mengidentifikasi susunan yang dapat mengganggu jalur tersebut.

Tim itu menguji ribuan zat dan 12 di antaranya ditemukan dapat mengikat protein rekombinan p21. Uji coba tambahan menunjukkan tiga bahan itu mampu menurunkan ekspresi p21, dan menghalangi kemampuan sel kanker ginjal untuk memperbaiki diri dan membuatnya lebih responsif terhadap pengobatan yang merusak DNA.

Untuk kajian masa depan, tim peneliti tersebut akan memusatkan perhatian pada tiga calon zat guna memastikan konsentrasi paling rendah yang mungkin membuatnya tetap efektif dan guna lebih mengoptimalkan kandungan antikankernya. Riset kemudian akan menguji bahan itu dengan pengobatan standar dalam contoh hewan sebelum akhirnya diujicobakan pada manusia.

(sumber : kompas.com)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Maret 2009
S S R K J S M
    Apr »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

blog award 2009

Internet Sehat

Toko Buku Online


Masukkan Code ini K1-Y56DB5-4
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com

Lokasi Pengunjung Online

pengunjung Online

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Berita TV One

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Blog terbaik

Blog Terbaik
%d blogger menyukai ini: